Berhenti langkahku tuk berpikir
Mengenangmu indah, dalam ingatanku
Senyum manismu yang menghiasi qalbuku
Padamkan amarahku, besarkan kerinduanku
Berkali-kali hendak ku berpindah hati
Karena jujur aku letih tuk terus mengejarmu
Hanya berharap namun tak kunjung dapat jawab
Tapi memang tak bisa ku berpaling darimu
Tawa renyahmu luluhkan hatiku
Suara lembutmu hapuskan gundahku
Dirimu membuat tubuh ini durhaka pada tuannya
Tubuh ini menolak perintahku untuk berhenti
Berhenti memandangi eloknya dirimu di sana
Mengenangmu indah, dalam ingatanku
Senyum manismu yang menghiasi qalbuku
Padamkan amarahku, besarkan kerinduanku
Berkali-kali hendak ku berpindah hati
Karena jujur aku letih tuk terus mengejarmu
Hanya berharap namun tak kunjung dapat jawab
Tapi memang tak bisa ku berpaling darimu
Tawa renyahmu luluhkan hatiku
Suara lembutmu hapuskan gundahku
Dirimu membuat tubuh ini durhaka pada tuannya
Tubuh ini menolak perintahku untuk berhenti
Berhenti memandangi eloknya dirimu di sana
By: Faris Elzo Syauqi Arafah. September, 13 2011