Rabu, 30 Oktober 2013

Jujur Aku Belum Tahu

Jujur aku belum tau siapa dirimu

Jujur aku belum bisa membayangkan rupamu

Jujur aku belum bisa menerka tingkahmu


Apakah kita sudah pernah bertemu?


Sekedar berpapasan?

Atau sebenarnya kita sudah pernah tertawa bersama? 

Entahlah...

Namun jujur aku meyakini bahwa dirimu di sana

Berbuat kebaikan lillahi ta'ala

Karena di sini aku juga begitu

Berusaha tuk menjadi yang terbaik

Mempersiapkan diri

Menyiapkan bekal

Untuk pertemuan kita kelak

Entah dimana...

Entah kapan...

Entah akan terjadi atau tidak tersempatkan... 

Jikalau bukan di dunia fana

Semoga kita bertemu di alam surga

(^_^) 

Aku Hanya Ingin Menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat itu biasanya mata kita beradu pandang
Secepat kilat ku berusaha memalingkan pandangan
Aku tak ingin meliriknya 
Bukan karena aku membenci dirimu
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat desau angin menghantarkan suaramu memasuki telingaku
Bersenandung indah di dalamnya
Tapi ku tak ingin mendengarnya
Bukan karena aku tak menyukainya
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalaya aku terdiam saat kita bertemu
Saat engkau datang dengan cahaya yang terang
Terpancar menyilaukan dari lengkungan senyummu
Tapi ku tak ingin menatapnya
Bukan karena aku tak membutuhkannya
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat jantung ini berdetak kencang seakan genderang perang
Gugup di dekatmu
Tapi ku tak ingin merasakannya
Bukan karena aku tak menginginkan kehadiranmu
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat ku takut hati ini kan terisi selain Dia
Aku tak ingin engkau menjadi hijab antara aku dan Dia
Bukan aku tak menginginkanmu
Namun ku hanya ingin menjaga
Hingga aku mampu tuk menjemputmu
Menjadikan engkau halal bagiku



~ Dengan diiringi lagu Brian McKnight- Marry Your Daughter
~ Jatinangor, 30 Oktober 2013. Pukul 23.08 WIB. 

Rabu, 23 Oktober 2013

Saksikan Aku Seorang Muslim Pejuang


Jalan pejuang bukan jalan yang mudah.

Jalan pejuang bukan jalan yang mulus.

Jalan pejuang bukan jalan yang santai.




Jalan pejuang adalah jalan yang membuat kita bersusah-susah.

Jalan pejuang adalah jalan yang membuat kita layaknya batu karang di pantai.

Jalan pejuang adalah jalan yang menyita waktu untuk istirahat.




Dan karena itu lah kita disebut pejuang.




Semua susah meski bermandi darah, takkan menyurutkan semangat seorang pejuang.

Semua peluh yang bercampur airmata, takkan mengguyahkan idealisme tuk menegakkan kebenaran walau jalannya penuh onak dan duri.

Semua usaha yang dilakukan senantiasa dilakukan hanya karena Illah. Lillahi ta'ala.




"Saksikan aku seorang muslim pejuang."

~Arafah, Faris E. S.. 2013. Jatinangor. 22.40 WIB.