Sepi. Hanya ada Kau dan aku
Di jalan sepi ini kita berduaan
Di tengah gelap malam ini kita bermesraan
Seakan di dunia ini hanya ada kita
Hening. Tiada kata yang terucap lantang
Tiada bibir yang bersabda kencang. Lirih..
Hanya penglihatan yang bermain
Saling menatap dalam diam
Kita berbicara tak melalui kata
Kita berbicara melalui relung hati yang terdalam
Semua kemesraan tak kita ucapkan
Hanya kita pahami dalam diam
Dalam indahnya hari tak henti aku memujiMu
Di bawah hangatnya sinar mentari aku selalu memujaMu
Di setiap hela nafas aku memanggilMu
Di setiap derap langkah aku niatkan hanya untukMu
Dalam gemuruh nafsu ku puaskan diriku dengan asmaMu
Dalam goyahnya hati ku selalu bertanya padaMu
Dalam sakitnya sedih ku sandarkan diriku pada kasihMu
Dalam beratnya amanah ku minta pertolonganMu
Basah pipi ini menahan haru rindu
Entah sudah berapa lama ku nantikan perjumpaan kita
Malam ini disaksikan oleh para bintang
Di bawah sinar rembulan ini ku bercinta
Aku dan Kamu, wahai Sang Pencipta
Di jalan sepi ini kita berduaan
Di tengah gelap malam ini kita bermesraan
Seakan di dunia ini hanya ada kita
Hening. Tiada kata yang terucap lantang
Tiada bibir yang bersabda kencang. Lirih..
Hanya penglihatan yang bermain
Saling menatap dalam diam
Kita berbicara tak melalui kata
Kita berbicara melalui relung hati yang terdalam
Semua kemesraan tak kita ucapkan
Hanya kita pahami dalam diam
Dalam indahnya hari tak henti aku memujiMu
Di bawah hangatnya sinar mentari aku selalu memujaMu
Di setiap hela nafas aku memanggilMu
Di setiap derap langkah aku niatkan hanya untukMu
Dalam gemuruh nafsu ku puaskan diriku dengan asmaMu
Dalam goyahnya hati ku selalu bertanya padaMu
Dalam sakitnya sedih ku sandarkan diriku pada kasihMu
Dalam beratnya amanah ku minta pertolonganMu
Basah pipi ini menahan haru rindu
Entah sudah berapa lama ku nantikan perjumpaan kita
Malam ini disaksikan oleh para bintang
Di bawah sinar rembulan ini ku bercinta
Aku dan Kamu, wahai Sang Pencipta




