Tampilkan postingan dengan label Lagi Labil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagi Labil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Agustus 2015

Gondes - Tombo Sepi

syair : Gusfoel (Grup nasyid Gondes)

Obat sepi cowo yang masih sendiri
yang pertama datangi guru mengaji
yang kedua siapkanlah data diri
jangan lupa disertai photo asli

yang ketiga minta dicarikan istri
yang keempat taarufnya ditemani
yang kelima maharnya cari sendiri
yang keenam melamar tambatan hati

yang ketujuh tentukan tanggal dan hari
kedelapan KUA nya didatangi
kesembilan undangan nya disebari
kesepuluh handai taulan dikabari

kesebelas rapat panitia mulai
kedua belas anggarannya dihitungi
ketiga belas seserahan dikemasi
jangan lupa dengan besan koordinasi

tiba kini hari yang dinanti-nanti
terima amanah menggetarkan hati
teman-teman tidak lelah menggodai
walau di antaranya ada yang iri

hanya karna nikahnya didahului
salah siapa nunda-nunda jadi hobby
jangan lupa cari kontrakan sendiri
agar ibadahnya lebih variasi
agar ibadahnya lebih konsentrasi


Selasa, 05 November 2013

Tersadarkan

Dalam temaram cahaya kamar. Dalam sunyinya malam. Dalam gundahnya jiwa. Dalam rapuhnya hati. Dalam lemahnya badan. Dalam keringnya ruhiah.

Aku merenung. Ya. Hal yang belakangan sudah jarang ku lakukan.

3 Minggu. 3 Minggu ini terasa sebagai minggu-minggu terburuk dalam hidupku. Akademik keteteran. Amanah beberapa terlalaikan. Sosial terasingkan. Kesehatan tak terperhatikan.

Bingung. Secara psikologis aku sedang tidak stabil. Terlebih hari Minggu kemaren aku termakan telur yang sebenarnya sudah mencapai tahap "busuk". Maka jadi lah psikologis tak stabil dan badan tak beres.

Tadi akhirnya aku beranikan diriku untuk memberitahu Mama mengenai keadaanku. Aku ceritakan mengenai kesehatanku. Aku tanyai kesehatan beliau. Aku tanyai keadaan Papa. Aku tanyai kabar keluargaku yang lainnya. Lalu sampailah ke bagian pertanyaan beliau, "Gimana kuliah kamu, Nak?". Diam. Aku hanya bisa terdiam.

Namun, tak mungkin aku pendam terus rasa ini sendirian. Aku hidup di negeri rantau. Di negeri orang. Dalam sudut pandang dunia, aku sendiri di sini. Di sini aku tak tau akan cerita kepada siapa mengenai masalah-masalah yang sedang aku hadapi. Tidak ada. Tidak ada orang-orang yang cukup bisa dipercaya di sini. Dan hingga kini belum ku temukan orang-orang yang akan bisa mengerti diriku.

Maka jadilah ku ceritakan semua kepada Mama. Akademikku yang keteteran. Frekuensi keterlambatan ku yang meningkat. Laporan yang sering tertunda pengumpulannya. Beberapa UTS yang jawabannya Allahu'alam. Dan alasan mengapa semua ini bisa terjadi masih belum aku ketahui.

Setelah aku bercerita, Mama langsung mengulangi kalimat yang beliau gunakan untuk membangkitkanku saat aku terjatuh karena tak lulus SNMPTN dulu. "Semuanya udah digariskan oleh Allah. Mama yakin kamu udah lebih dari ngerti akan hal ini. Percaya sama apa yang ditentuin Allah. Karena Dia lah yang menguasai kita.".

Tersentak. Aku seperti dikejutkan oleh sengatan listrik. Dan aku langsung tau apa sebenarnya penyebab hari-hariku yang buruk ini.
1) Amalan Yaumi yang berkurang.
2) Aku masih belum mengikhlaskan fakta bahwa aku tidak lulus lagi untuk masuk FK tahun ini.

Mama pun bilang, "Mama nggak maksa kamu buat bertahan di sana. Kalau kamu mau ngulang lagi, silahkan. Justru Mama lebih senang kalau kamu kuliah di Padang aja. Tapi, kalau bisa kamu tetap ngelanjutin kuliah yang udah kamu mulai. Jangan dilepasin. Kalau misalnya kamu nggak dapat lagi, toh kamu udah ada kuliah yang jalan juga kan? Jadi jangan sampai kamu kehilangan yang udah kamu punya demi mengejar yang belum pasti kamu dapetin.".

Yak. Air mata aku pun luluh. Aku merasa sangat hina. Sangat kufur nikmat.

Sejak telepon itu ditutup, maka mulailah diri ini memantapkan diri tuk memperbaiki keburukan-keburukan tadi.

Maka benarlah bahwa aku masih belum menjadi orang yang ikhlas. Aku masih harus banyak belajar lagi.

Memang. Orangtua adalah yang paling mengerti tentang kita, anaknya.

Selamat Tahun Baru 1435H, Mama & Papa (^_^)

Rabu, 30 Oktober 2013

Jujur Aku Belum Tahu

Jujur aku belum tau siapa dirimu

Jujur aku belum bisa membayangkan rupamu

Jujur aku belum bisa menerka tingkahmu


Apakah kita sudah pernah bertemu?


Sekedar berpapasan?

Atau sebenarnya kita sudah pernah tertawa bersama? 

Entahlah...

Namun jujur aku meyakini bahwa dirimu di sana

Berbuat kebaikan lillahi ta'ala

Karena di sini aku juga begitu

Berusaha tuk menjadi yang terbaik

Mempersiapkan diri

Menyiapkan bekal

Untuk pertemuan kita kelak

Entah dimana...

Entah kapan...

Entah akan terjadi atau tidak tersempatkan... 

Jikalau bukan di dunia fana

Semoga kita bertemu di alam surga

(^_^) 

Aku Hanya Ingin Menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat itu biasanya mata kita beradu pandang
Secepat kilat ku berusaha memalingkan pandangan
Aku tak ingin meliriknya 
Bukan karena aku membenci dirimu
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat desau angin menghantarkan suaramu memasuki telingaku
Bersenandung indah di dalamnya
Tapi ku tak ingin mendengarnya
Bukan karena aku tak menyukainya
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalaya aku terdiam saat kita bertemu
Saat engkau datang dengan cahaya yang terang
Terpancar menyilaukan dari lengkungan senyummu
Tapi ku tak ingin menatapnya
Bukan karena aku tak membutuhkannya
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat jantung ini berdetak kencang seakan genderang perang
Gugup di dekatmu
Tapi ku tak ingin merasakannya
Bukan karena aku tak menginginkan kehadiranmu
Namun ku hanya ingin menjaga

Ada kalanya aku terdiam saat kita bertemu
Saat ku takut hati ini kan terisi selain Dia
Aku tak ingin engkau menjadi hijab antara aku dan Dia
Bukan aku tak menginginkanmu
Namun ku hanya ingin menjaga
Hingga aku mampu tuk menjemputmu
Menjadikan engkau halal bagiku



~ Dengan diiringi lagu Brian McKnight- Marry Your Daughter
~ Jatinangor, 30 Oktober 2013. Pukul 23.08 WIB. 

Kamis, 12 September 2013

Merindukan Aksi

Iwan Fals- Bongkar

Kalau cinta sudah di buang
Jangan harap keadilan akan datang
Kesedihan hanya tontonan
Bagi mereka yang diperkuda jabatan

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Sabar sabar sabar dan tunggu
Itu jawaban yang kami terima
Ternyata kita harus ke jalan
Robohkan setan yang berdiri mengangkang

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Penindasan serta kesewenang wenangan
Banyak lagi teramat banyak untuk disebutkan
Hoi hentikan hentikan jangan diteruskan
Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan

Dijalanan kami sandarkan cita cita
Sebab dirumah tak ada lagi yang bisa dipercaya
Orang tua pandanglah kami sebagai manusia
Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta

Oh oh

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar


Jujur. Aku sungguh merindukan aksi turun ke jalan. Bukan berarti aku menginginkan negeri ini terus memiliki masalah sehingga mahasiswa akan sering turun ke jalan. Bukan. Aku hanya ingin kembali berteriak lantang demi negeri ini. Aku hanya ingin mengguncang dunia dengan raungan ini bersama dengan mahasiswa lainnya.

Ya. Aku rindu aksi...

Rabu, 22 Mei 2013

Ingin Menyampaikan Kalimat-kalimat Ini Kelak

Untuk tulang rusukku…

Akan ada hari dimana Allah menjadi saksi saat kulingkarkan simbol ikatan suci dijarimu yang kupilih. Walau kau tak sesempurna Khadijah.

Akan ada hari dimana kau lingkarkan pula sumpah setia dijariku yang kau pilih sebagai imammu. Walau aku tak semulia Muhammad.

Akan ada hari dimana kau gelar sajadahmu dan sajadahku, kita bersujud dalam sepenggal waktu yang sama dan doa yang terucap dariku kau amini dalam hati satu shaf di belakangku.

Akan ada hari dimana selalu kunanti alunan rasa cintamu dan rasa syukur karena-Nya telah memberi cinta yang kutujukan padamu.

Akan ada hari dimana kau akan mengerang kesakitan sebelum muncul sosok mungil yang kelak mewarisi sebagian parasku dan sebagian tingkahmu.

Akan ada hari dimana kita akan melihat nisan dan memesan sepetak lahan berdampingan untuk nanti ketika esok tak ada lagi.

Akan ada hari dimana salah satu diantara kita menghadap Illahi.

Dan aku akan sabar menanti.

Semoga Allah mengizinkan Sakinah bersamamu hadir suatu hari nanti hingga kelak dikumpulkan kembali sampai di surga-Nya nanti.





~Dari berbagai sumber

Minggu, 28 April 2013

Aku Ingin Pulang

Pagi ini aku terbangun.
Ku lihat jam dinding menunjukkan bahwasanya waktu Subuh telah masuk.
Aku terlambat untuk shalat ke Masjid.
Segera ku bangkit walau mata masih berat.
Ku hampiri pintu kamar kosku,
Dan ku ayunkan daun pintunya membuka.

Dinginnya Jatinangor di Subuh hari langsung menghampiriku.
Menembus kulit yang padahal buatan gen Koto Tuo Panyalaian+Suliki.

Aku menuju keran air.
Aku putar dan mengalirlah air.
Aku berwudhu.
Aku usir semua iblis & jin yang bergelantungan di mataku.

Dingin. Segar. Namun pedih.
Mataku terang. Namun tetap sendu. Seakan merindu.
Ya. Memang. Ada banyak hal yang kurindukan.
Ah, tapi biarlah. Sudah jalannya aku ke sini.

Ku langsungkan shalat Subuh.
Tanpa kusadari air mataku luluh dalam shalatku.
Dalam keheningan subuh hari.
Isak tangisku menghiasi kamar ini.

Ya. Aku menangis.
Aku begitu merindukan kampung halamanku.
Aku merindukan kota kelahiranku.
Aku merindukan gelak tawa teman-teman seperjuanganku di Rohis, Assalam, dan ShoT 165 Sumbar.
Aku merindukan keluargaku.

Terutama. Aku sangat rindu akan mereka.
Ya. Mereka. Mereka berdua.
Manusia pertama yang memberikan kasih sayang padaku.
Semenjak sebelum aku tau apa itu dunia.
Bahkan semenjak aku belum muncul di dunia ini.
Ya. Papa dan Mama ku. Aku rindu pada mereka.

Begitu banyak hal yang terjadi dan ku lalui di sini.
Namun tak pernah ku temukan kasih sayang yang seperti mereka.
Di sini penuh kebohongan. Tipu daya.
Palsu. Semua paslu. Hanya di mulut namun tak di hati.

Dingin. Ya. Di sini terasa sangat dingin.
Bukan. Bukan suhu lingkungannya kawan.
Namun manusianya.
Bisa dikatakan tak ada kehangatan di sini.

Dalam sujudku. Dengan tangisku.
Ku adukan semuanya pada-Nya.
Tak baik juga rasanya jika ku paparkan di sini apa perbincanganku dengan-Nya.
Namun yang jelas. Aku adukan bahwa aku ingin pulang.
Ya. Aku ingin pulang. Di sini bukan tempatku. Aku tak tahan di sini.
Ma... Pa... Aku ingin pulang...........


P.S.:
Mungkin, kawan, engkau akan berkata bahwa aku manja.
"Ah baru juga kemaren ini kamu pulang ke Padang, Ris."
"Ah manja amat baru berapa bulan dan baru ke Pulau Jawa juga."
Satu jawabku untukmu. "Terserah apa katamu."

Iya kawan. Terserah apa katamu.
Hidupku dan hidupmu berbeda.
Masalahku dan masalahmu berbeda.
Rasa ku dan rasamu berbeda.
Jadi kawan, tak baik juga rasanya jika kau hakimi aku dengan komentar seperti itu.
Maaf.


~Jatinangor, 20 Maret 2013, 21.05 WIB

Senin, 28 November 2011

Merindukan kehadiran kak Dini Fitratun Nida, bang Reza Hidayat, kak Zahrah Nurfadhilah, Mas Iim, dan kak Nengsih Zulhijah di sekolah. Mereka yang telah 2 tahun belakangan selalu ada untuk tempatku bertanya, berkompromi, berdiskusi, bercanda, dan "bermanja" sebagai seorang adik ketika di sekolah. Namun kini, aku lah yang berada di posisi mereka sebagaimana mereka terhadapku dulu. Entah kapan aku bisa sekuat dan sehebat mereka. Ana uhibbukum fillah ya akhi wa ukhti.
Dan kini, aku hanya berjuang sendirian di tengah keramaian. Tak ada lagi senyum yang menyokong dan menyemangati ku. Kecuali Allah. Haha... Nasib anak kelas 3.. XD

Jumat, 28 Oktober 2011

Simple Plan-Thank You


I thought that I could always count on you,
I thought that nothing could become between us two.
We said as long as we would stick together,
We'd be alright,
We'd be ok.
But I was stupid
And you broke me down
I'll never be the same again.

So thank you for showing me,
That best friends can not be trusted,
And thank you for lying to me,
Your friendship and good times we had you can have them back

Yeah!

I wonder why it always has to hurt,
For every blessing that you have to learn.
I won't forget what you did to me,
How you showed me things,
I wish I'd never seen.
But I was stupid,
And you broke me down,
I'll never be the same again.

So thank you for showing me,
That best friends can not be trusted,
And thank you for lying to me,
Your friendship the good times we had you can have them back

When the tables turn again,
You'll remember me my friend,
You'll be wishing I was there for you.
I'll be the one you'll miss the most,
But you'll only find my ghost.
As time goes by,
You'll wonder why,
You're all alone.

So thank you for showing me,
That best friends can not be trusted,
And thank you for lying to me,
Your friendship and good times we had you can have them back.

So thank you, for lying to me,
So thank you, for all the times you let me down
So thank you, for lying to me,
So thank you, your friendship you can have it back

Kok lagu ini bisa pas ama keadaan kita ya? Tapi bedanya, di masalah kita, aku lah yang menyakitimu,, hufft.. maafkan aku RDA :(

Senin, 10 Oktober 2011

Linkin Park-From the Inside

i don't know who to trust
no surprise
everyone feels so far away from me
heavy thoughts sift through dust
and the lies
trying not to break
but i'm so tired of this deceit
every time i try to make myself
get back up on my feet
all i ever think about is this
all the tiring time between
and how
trying to put my trust in you
just takes so much out of me

Chorus:
i take everything from the inside
and throw it all away
cause i swear  for the last time
i won't trust myself with you

tension is building inside
steadily
everyone feels so far away from me
heavy thoughts forcing their way
out of me
but i'm so tired of this deceit
every time i try to make myself
get back up on my feet
all i ever think about is this
all the tiring time between
and how
trying to put my trust in you
just takes so much out of me
(back to chorus)

i won't trust myself with you
i won't waste myself on you
waste myself on you
you

Minggu, 17 Juli 2011

Mulai Galau Lagi Tentang Kuliah --'a

Oke. Baru balik dari menghadiri wisuda bang Ridho dan jalan-jalan di Bandung. Dan ternyata 3 hari di sana cukup membuat aku tertarik. Dan kebetulan aku memang sudah terbiasa tinggal di pulau Jawa semenjak kecil.

Jadi, untuk sekarang ini, pilihan akan jurusan adalah:

1. FK UNPAD
2. FK UNAND


Tapi, prioritas utama tetaplah FK UNAND. AAMIIN YA ALLAH...

Kamis, 07 April 2011

Aku memang pujangga, tapi aku sering kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan rasa ku padamu
Terkadang, aku ungkapkan dengan canda ku
Terkadang, aku ungkapkan dengan diam ku
Terkadang, aku ungkapkan dengan kepedulianku
Terkadang, aku ungkapkan dengan kecuekanku
Terkadang, aku ungkapkan dengan sabarku
Terkadang, aku ungkapkan dengan amarahku
Terkadang, aku ungkapkan dengan senyumanku
Terkadang, aku ungkapkan dengan wajah tanpa ekspresi ku

Dan dari semua itu, aku hanya berharap kau mengerti. Bahwa engkau tidak sendiri. Aku akan terus berusaha agar bisa selalu ada untukmu.Dan aku, MENCINTAIMU.

Kamis, 27 Januari 2011

Aku Bagaikan Pemancing

Aku bagaikan seorang pemancing yang duduk di tepi kolam dengan alat pancing sederhana di tangan sembari menatap ikan indah yang telah lama berenang di depanku.Aku masih ragu untuk menurunkan kail ku,karena aku takut kail ku yang tak bermodal ini akan melukai ikan yang ku incar itu.Tapi di sekelilingku telah banyak orang-orang yang melemparkan & menarik-ulur kailnya dengan tujuan yang sama denganku : Ingin mendapatkan ikan itu.

Sabtu, 22 Januari 2011

Song of the day: Aqua Timez-Sen no yoru wo koete

[Japanese Lyric]:

Aisaretai demo aisou to shinai
Sono kurikaeshi no naka wo samayotte
Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte
Suki na hito ni wa suki tte tsutaerunda

Anata ga boku wo aishite iru ka aishite inai ka
Nante koto wa mou docchi demo iin da
Donna ni negai nozomou ga
Kono sekai ni wa kaerarenu mono ga takusan aru darou
Sou soshite boku ga anata wo aishiteru to iu jijitsu dake wa
Dare ni mo kaerarenu shinjitsu dakara

Sen no yoru wo koete anata ni tsutaetai
Tsutaenakya naranai koto ga aru
Aisaretai demo aisou to shinai
Sono kurikaeshi no naka wo samayotte
Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte
Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da
Kimochi wo kotoba ni suru no wa kowai yo demo
Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da

Kono hiroi sekai de meguri au yorokobi wo kotoba jya ii arawasenai ne
Dakara bokutachi wa hohoemi
Iro azayaka ni sugiru aki wo doremi de utatte
Fuyu wo se ni haru no komorebi wo machi
Atarashiku umare kawaru dareka wo mamoreru youni to

Kita michi to yukisaki furikaereba itsudemo okubyou na me wo shite ita boku
Mukiaitai demo sunao ni narenai
Massugu ni aite wo aisenai hibi wo
Kurikaeshite wa hitoribocchi wo iyagatte
Ano hi no boku wa mukizu na mama de hito wo aisou to shite ita

Sen no yoru wo koete ima anata ni ai ni yukou
Tsutaenakya naranai koto ga aru

Aisaretai demo aisou to shinai
Sono kurikaeshi no naka wo samayotte
Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte
Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da

Sono omoi ga kanawanakutatte suki na hito ni suki tte tsutaeru
Sore wa kono sekai de ichiban suteki na koto sa


[Indonesian Lyric]: 

Aku ingin dicintai, tetapi kau tidak terlihat mencintaiku
Aku mengembara tanpa tujuan di dalam pengulangan ini
Dan jawaban kutemukan hanya satu, bahwa sekalipun aku takut, sekalipun aku terluka
Aku akan katakan " Aku mencintaimu" kepada orang yang kucintai

Apakah kau mencintaiku? Apakah kau tidak mencintaiku?
Untuk hal-hal yang seperti itu, yang mana pun baiklah
Tak peduli seberapa besar aku menginginkan
Ada banyak berbagai hal yang tak dapat diubah di dunia ini
Itu benar, dan kenyataanlah saat berkata “Aku mencintaimu’
Itulah kenyataan karena itu tak bisa diubah oleh siapapun

Aku ingin melalui ribuan malam itu dan mengatakan padamu
Ada sesuatu yang harus kukatakan padamu
Aku ingin dicintai, tetapi kau tidak terlihat mencintaiku
Aku mengembara tanpa tujuan di dalam pengulangan ini
Dan jawaban kutemukan hanya satu, bahwa sekalipun aku takut, sekalipun aku terluka
Aku akan katakan " Aku mencintaimu" kepada orang kucintai
Mengungkapkan perasaan ini ke dalam kata-kata adalah sesuatu yang menakutkan
Tetapi Aku akan katakan " Aku mencintaimu" kepada orang yang kucintai

Di dunia yang luas ini, aku tidak bisa menyatakan kegembiraanku saat bertemu denganmu dalam kata-kata...
Karenanya kita tersenyum,
Dan bernyanyi “do-re-mi” di musim gugur, mengisinya dengan warna-warni
Dengan musim dingin di belakang kita, menantikan cahaya matahari yang bersinar melalui daun-daun di musim semi
Untuk dilahirkan kembali, dengan cara yang membuat mereka mampu untuk melindungi seseorang

Ketika aku berbalik ke arah jalan yang telah kulalui, aku selalu mempunyai mata seorang penakut
Aku ingin menghadapimu, tetapi aku tidak bisa jujur
Hari-hari yang terulang kembali, ketika aku tidak bisa mencintai yang lain
Aku tidak suka sendirian
Diriku saat itu yang mencintai tanpa terlukai

Akan kulewati ribuan malam dan keluar untuk menemuimu
Sesuatu yang harus kukatakan padamu

Aku ingin dicintai, tetapi kau tidak terlihat mencintaiku
Aku mengembara tanpa tujuan di dalam pengulangan ini
Dan jawaban kutemukan hanya satu, bahwa sekalipun aku takut, sekalipun aku terluka
Aku akan katakan " Aku mencintaimu" kepada orang yang kucintai

Sekalipun perasaan ini tak terbalas, katakan " Aku mencintaimu" kepada orang yang kau cintai
Itu adalah sesuatu yang paling indah di dunia di dunia ini.

Sabtu, 01 Januari 2011

Ini untukmu

You are my angel

At night I see the moon pensive
So beautiful, I can not explain
That light is so soft, makes me calm
The anger that had been the passionate now been lost

But then the clouds came
Covering that beautiful light, dark
I was silent
There are no words I can say

However, then you present at my side
As if to bring the morning sun
Encouraged me with your beautiful smile
I smiled back

What energy you brought?
So hearts that have lost this hope back cheerful
What energy you brought?
So I bounced back against the world

You are my angel
You are my solace
You are my sun
I hope you are my life companion




Engkau bidadariku

Di malam hari aku termenung melihat bulan
Begitu indah, tak bisa ku jelaskan
Sinarnya begitu lembut, membuat ku tenang
Kemarahan yang tadi menggebu-gebu kini telah hilang

Tapi kemudian awan datang
Menutupi cahaya indah itu, gelap
Aku pun terdiam
Tidak ada kata yang bisa ku katakan

Namun, kemudian engkau hadir di sisiku
Seakan membawa sinar matahari pagi
Menyemangati ku dengan senyummu yang indah
Aku pun tersenyum kembali

Energi apa yang kau bawa?
Sehingga hati yang telah kehilangan harapan ini kembali ceria
Energi apa yang kau bawa?
Sehingga aku bangkit kembali melawan dunia

Engkau bidadari ku
Engkau pelipur lara ku
Engkau adalah matahari ku
Aku harap Engkau adalah pendamping hidup ku

Senin, 27 Desember 2010

Bayangmu

Kita bertemu tak sengaja
berpapasan di dunia maya ini
hanya berawal dari sebuah wall post dimana aku ucapkan
"Thank's for request" yang engkau balas "Ya, sama-sama :)"

aku tau, saat itu kita tidak ada apa-apa
tapi ketika kita lanjut berhubungan
mulai ada rasa di hatiku ini
rasa yang entah bagaimana bisa ada

rasa ini mulai tumbuh ketika aku tau bagaimana dirimu
saat engkau puji tulisan-tulisan ku
ketika kita sama-sama berbagi ilmu kepenulisan yang padahal hanya sejengkal
haha,, jika ku ingat lagi saat itu,aku jadi tertawa sendiri

namun kini tak lagi bisa ku pungkiri
bayangmu telah merasuki sukma ku
mengganggu setiap malamku
hingga dalam tidurku

di sekolah, aku sering termangu menatap mu
tertawa, marah, jengkel, dan sebagainya
tapi apakah engkau menyadarinya?
aku harap tidak

aku tidak pernah berharap kau kan merindukan diriku ini
biar cinta ini aku pendam dulu sekarang
kelak, jika waktunya telah datang, waktu dimana aku akan mengkhitbahmu
engkau akan tahu, duhai bidadariku