Minggu, 10 April 2011

Sudah lebih 1,5 jam aku di sekolah. Laptop sudah kembali ke tanganku setelah sempat ketinggalan kemarin di sekolah.

Dan kini (saat ngetik postingan ini), aku sedang duduk di dekat aquarium sekolah. Menunggu mereka, Elevasi Quena, untuk latihan pagelaran. Perjanjiannya jam setengah 2. Dan sekarang sudah pukul setengah 2, tapi baru Bifa dan Yono yang ada. Hufft...

Inilah hukuman bagi orang yang mendahului waktu. Harus menunggu. 

Kamis, 07 April 2011

Aku memang pujangga, tapi aku sering kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan rasa ku padamu
Terkadang, aku ungkapkan dengan canda ku
Terkadang, aku ungkapkan dengan diam ku
Terkadang, aku ungkapkan dengan kepedulianku
Terkadang, aku ungkapkan dengan kecuekanku
Terkadang, aku ungkapkan dengan sabarku
Terkadang, aku ungkapkan dengan amarahku
Terkadang, aku ungkapkan dengan senyumanku
Terkadang, aku ungkapkan dengan wajah tanpa ekspresi ku

Dan dari semua itu, aku hanya berharap kau mengerti. Bahwa engkau tidak sendiri. Aku akan terus berusaha agar bisa selalu ada untukmu.Dan aku, MENCINTAIMU.

Kata-kata mutiara Patrick Star


Spongebob square pants- film kartun yang difavoritkan oleh anak2 ini

walaupun sepintas terlihat bodoh,

namun mengandungmakna filosofis yang sangat dalam

Berikut adalah kutipan Kata-Kata Mutiara dari Patrick Star :

1.”pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku (Patrick) lebih suka jadi idiot daripada kehilanganmu (Spongebob)

2. Spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi?

patrick : menunggumu kembali…..

3. Saat sponge bob menjadi kaya dan melupakan patrick juga teman2 spongebob yang kaya pergi dari spongebob, spongebob memohon kepada patrick, dan patrick berkata:

kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali”

4. Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur2 nya spongebob,patrick berkata:

 Tak apa kawan.. aku mungkin hanya bintang laut yang jelek.. lebih baik aku pergi dari bikini bottom.. ini, ambil saja barang2ku.. tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan..”

(Patrick dituduh nyolong jaring dan dia sabar aja)

5. Patrick berteriak : “AKU JELEK DAN AKU BANGGA!!!”

6. Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu

namanya bukan rahasia lagi
.

7. pas spongebob mau masuk anggota jelly spotter.. terakhirnya patrick bilang:

pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat..”

8. waktu itu ortu Patrick mau datang jenguk anaknya. Tapi Patrick takut dikatain bodoh sama ortunya. Demi Patrick, SpongeBob bela2in akting jadi orang bego biar ortu Patrick ga ngatain anaknya bego. Trus Patrick bilang ke SpongeBob:

TEMAN ADALAH KEKUATAN

9. waktu patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang2 milik orang lain, terus dia berkata:

hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu”…

10. waktu sponge bob mau les nyetir buat dapetin sim..

seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari..”

11. waktu episode spongebob nyari spatula baru, terus dia dapet spatula yg emas (klo ga salah), tapi si spatula emasnya ga nurut sama si spongebob akhirnya dia balik pake spatula nya yg lama.

trus si spongebob ngomong:

Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas

Repost dari KASKUS..

Jurusan? Hmm....... (titiknya lebih banyak)

Ini sebenarnya lanjutan dari postingan sebelumnya.
Yang namanya kuliah, tentu ada jurusannya. Emangnya cuma angkot yang ada jurusan? Hehehe...

Oke. Sampai sekarang, pilihan pertama ku masih Kedokteran. Tapi masih ragu mau milih FK UI/UGM/UNAND. Sedangkan pilihan kedua? Entahlah. Tak pernah terpikirkan olehku soal pilihan ke-2 ini. Teknik? Jangan harap.. Matematik ama Fisika ku aja ngos-ngosan.
Hm... Ah iya! Berdasarkan pengalaman, banyak orang yang mengatakan bahwa aku cocok untuk jadi psikolog. Hmm, mungkin ini bisa jadi pilihan ke-2. Fakultas Psikologi. OKE! SIP! MANTAP! Pilihan ke-2 ku adalah Fakultas Psikologi. Nah, sekarang pertanyaannya, DIMANA? Mungkin di UNPAD aja.

Oke, kalau diurutkan mungkin jadi begini,
1. * FAKULTAS KEDOKTERAN UI, atau

** FAKULTAS KEDOKTERAN UGM, atau


*** FAKULTAS KEDOKTERAN UNAND.

2. FAKULTAS PSIKOLOGI UNPAD.


Semoga aku mendapatkan yang terbaik bagi diriku, keluargaku, dan agamaku kelak. Amin Ya Allah!
*Yang ngebaca post ini, ayo bilang "amin" juga. hhehehhee...

Rabu, 06 April 2011

Kuliah? Hmm...

Kemaren ada seminar Revolusi Belajar yang diadakan G.O di sekolah ku (SMAN 1 Padang-red). Dalam seminar itu kami (para murid kelas XI dan beberapa kelas X) diberikan berbagai informasi tentang UN, SNMPTN, cara memilih fakultas yang baik & benar, dll. Banyak hal yang mereka bagi. Bahkan, kiat-kiat cepat dan singkat dalam menjawab soal pun juga mereka "bocorkan". Ada konsep "The King", "TePIS", etc.
Tapi sayangnya aku tidak ikut sampai akhir. Karena sehabis shalat Dzuhur, kepalaku terasa berat sekali  dan mata benar-benar ngantuk. DAN, diperparah dengan beberapa orang teman yang dengan sadisnya minta diurut. Padahal aku lagi nggak fit.
-_____-"

Oke, lanjut! Dalam acara itu kami juga diberitahu Passing Grade (PG) nya beberapa fakultas favorit mahasiswa belakangan ini. Dan tentu saja, Fakultas Kedokteran (FK) adalah Fakultas yang paling banyak peminatnya dan FK UI memiliki PG tertinggi. Yaitu: 61,xx %. Aku yang waktu itu masih semangat-semangatnya pengen FK UI, langsung kaget. NGANGO! Ternyata memang tidak gampang. -__-"
Yo weis, aku langsung liat lagi daftarnya mencari FK UGM dan FK UNAND. Dan ternyata FK UGM= 53,xx % dan FK UNAND=51,xx %. ALAMAK! Tapi jauh lebih mending daripada UI. Maka dari itu, perlahan-lahan keinginanku masuk UI agak berkurang dan minat ke UGM mulai besar. Terlebih lagi karena faktor history. Sudah beberapa tahun belakangan ini tidak ada tamatan SMAN 1 Padang yang lulus kedokteran UGM (tapi FK UI mah banyak. Aneh!). Hmm.. ini bisa jadi pemompa semangatku. Tapi, FK UNAND juga menarik perhatian ku. Karena di sana ada Forum Studi Kedokteran Islam/FSKI (aku sudah lumayan terkenal di organisasi ini.. Huehehehe...) dan mayoritas aku kenal dengan beberapa teman-teman angkatan kakakku di sana. Jadi bisa saja kan, sewaktu aku CO-AS kelak di M. Djamil, aku akan mendapatkan banyak kemudahan. Soalnya, kemungkinan besar, senior ku adalah mereka ini. Hmm...

Oke, mungkin itu dipikir belakangan aja dulu. Sekarang yang harus dipikirkan adalah naik kelas-Lulus UN & SNMPTN.
Diacara seminar kemaren juga diberitahukan bahwa soal yang akan diuji itu berjumlahkan 180 soal. Dan, jika bisa menjawab soal sebanyak lebih-kurang 100 dengan benar, insya Allah aku bisa lulus FK UGM atau FK UNAND! Woahahahhaha... kenapa? Karena ternyata itu tergantung pada PG tadi. Jadi, 180 x 53,xx %=+- 100 soal. Alhamdulillah. Tapi itu belum menjamin juga sebenarnya.Ya sudahlah, time to study!! YEAH!

Kamis, 31 Maret 2011

April Mop: Hari Dimana Umat Islam Dibantai


Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?
Sejarah April Mop
Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.
Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.
Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.
Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.
Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.
Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.
Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.
Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.
Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.
Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.
Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.
Jadi, perhatikan sekeliling Anda, anak Anda, atau Anda sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. (sa/berbagaisumber)

Sudah lama nggak nge-blog,,hehehehhe...

Astaghfirullah,,sudah lama ternyata aku nggak nge-post di blog.. Maafkanlah blogger pemalas ini..
Oke. Lanjut!

Hari ini adalah hari terakhir di bulan Maret tahun 2011. Hahaha... Sungguh cepat rasanya waktu berlalu. Dan banyak hal yang terjadi di bulan Maret ini. Baik itu yang baik atau buruk.

Maret 2011. Bulan yang penuh kejadian. Kejadian yang menyenangkan, menyedihkan, penuh kelabilan, dll.

Haha... Anak SMA lah namanya.

Kejadian menyenangkan.
Banyak kejadian menyenangkan yang terjadi di bulan ini. Alhamdulillah, aku masih bisa merasakannya.

Kejadian menyedihkan.
Haha... ini banyak juga. Tapi tak akan baik jika aku sebutkan di sini. Biarlah menjadi rahasia diriku dan Dia. 
Tapi salah satu nya adalah nilai Mid. :'-(

Kelabilan.
Hahahahahahha... Lucu juga kalau aku ingat-ingat lagi. Bulan Maret ini aku sungguh labil.
Dan hal yang tetap paling menghantui hari-hari ku adalah "ikan" ku..
Aku tetap. Hanya bisa menatapinya dari jauh. (Karena aku memang tak berharap untuk bisa berpacaran dengannya, karena jujur. Bagi diriku yang sekarang ini, pacaran adalah hal yang memalukan, tak penting, tak berguna, hanya menambah dosa dan fitnah.). Dia tetap, tidak mengetahui akan rasa ini. Sungguh aneh dia ini. Aku saja sering was-was sendiri dalam bertingkah karena takut dia akan menyadari rasa ini. Tapi alhamdulillah, dia masih belum tau. Biarlah, dia berbahagia dulu dengan orang yang sedang dia cintai dengan diam itu.

Hal-hal lucu.
Ini juga banyak sekali terjadi. Salah satunya adalah si Menyok kegirangan dan pamer-pamer karena baru punya blog! HUAHAHAHHAHAHAHHAHAHAHHA... sumpah lawak. Dia ternyata blog nya itu yang ngebuatin adalah si Mitra. Dasar memang dasarnya katrok. Hahahahhahha,.. Dan ternyata sekreku (Jeallyza) juga baru punya blog dan juga si Mitra yang ngebuatin. -____-", tapi bendaharaku, si Fina, juga mulai aktif nge-blog setelah ngebuat blog baru (katanya)..

Oke. That's enough.
Harus siap-siap untuk hal-hal ke depan. Ada GANAS yang sempat terabaikan. Ada LAMDAS yang sudah menggoda untuk diadakan. Dan, amanah-amanah lain nya. Bukan waktunya untuk melabil, menangisi cobaan, dan hal-hal sepele tak penting lainnya. 

ALLAHUAKBAR! 

Sabtu, 19 Maret 2011

Dakwah Dusta

Ada sebuah kisah cantik yang dikutip oleh Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan dalam Taujih Ruhiyah-nya. Kisah menarik ini, atau yang semakna dengannya juga termaktub dalam karya agung Ibnul Qayyim Al Jauziyah yang khusus membahas para pencinta dan pemendam rindu, Raudhatul Muhibbin.
Ini kisah tentang seorang gadis yang sebegitu cantiknya. Dialah sang bunga di sebuah kota yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri tetangga. Tak banyak yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah mendengar suaranya, dan bisa dihitung jari orang yang pernah berurusan dengannya. Dia seorang pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari di taman surga.
Sebagaimana wajarnya, sang gadis juga memendam cinta. Cinta itu tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah dilihatnya, belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar wujudnya dalam benak. Hanya karena kabar. Hanya karena cerita yang beredar. Bahwa pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahwa akhlaqnya suci. Bahwa ilmunya tinggi. Bahwa keshalihannya membuat iri. Bahwa ketaqwaannya telah berulangkali teruji. Namanya kerap muncul dalam pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.
Gadis pujaan itu telah kasmaran sejak didengarnya sang bibi berkisah tentang pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak, terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke kota si gadis untuk sebuah urusan. Dan cinta sang gadis tak lagi bisa menunggu. Ia telah terbakar rindu pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meski tak pasti adakah benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung pipitnya, tentang ketegapannya, tentang semuanya. Meski tak pasti apakah cintanya bersambut sama.
Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu.
Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, katanya.
Akhirnya mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja. Awal-awal tak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh menembus mata, menghadirkan rasa tak karuan dalam dada. Dan sang gadis yang mendapati bahwa apa yang ia bayangkan tak seberapa dibanding aslinya; kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia berkeringat dingin. Tapi diberanikannya bicara, karena demikianlah kebiasaan yang ada pada keluarganya.
”Maha Suci Allah”, kata si gadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”
Sang pemuda tersenyum. Ia menundukkan wajahnya. ”Andai saja kau lihat aku”, katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau tertipu olehnya.”
”Betapa inginnya aku”, kata si gadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”
Sang pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Ia menjawab sambil tetap menunduk memejamkan mata. ”Tak kurang inginnya aku berbuat lebih dari itu. Tetapi coba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi yang lainnya. Tak berhak saling disentuhkan. Karena di akhirat kelak hanya akan menjadi rasa sakit. dan penyesalan yang tak berkesudahan.”
Si gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan, ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku merindukan saat aku bisa meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegub. Agar berkurang beban-beban. Agar Allah menghapus kesempitan dan kesusahan.”
”Jangan lakukan itu kecuali dengan haknya”, kata si pemuda. ”Sungguh kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan menjadi seteru. Kecuali mereka yang bertaqwa.”
Kita cukupkan sampai di sini sang kisah. Mari kita dengar komentar Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan tentangnya. ”Apa yang kita pelajari dari kisah ini?”, demikian beliau bertanya. ”Sebuah kisah yang indah. Sarat dengan ’ibrah dan pelajaran. Kita lihat bahwa sang pemuda demikian fasih membimbing si gadis untuk menghayati kesucian dan ketaqwaan kepada Allah.”
”Tapi”, kata beliau memberi catatan. ”Dalam kisah indah ini kita tanpa sadar melupakan satu hal. Bahwa sang pemuda dan gadis melakukan pelanggaran syari’at. Bahwa sang pemuda mencampuradukkan kebenaran dan kebathilan. Bahwa ia meniupkan nafas da’wah dalam atmosfer yang ternoda. Dan dampaknya bisa kita lihat dalam kisah; sang gadis sama sekali tak mengindahkan da’wahnya. Bahkan ia makin berani dalam kata-kata; mengajukan permintaan-permintaan yang makin meninggi tingkat bahayanya dalam pandangan syari’at Allah.”
Ya. Dia sama sekali tak memperhatikan isi kalimat da’wah sang pemuda. Buktinya, kalimatnya makin berani dan menimbulkan syahwat dalam hati. Mula-mula hanya mengagumi wajah. Lalu membayangkan tangan bergandengan, jemarinya menyatu bertautan. Kemudian membayangkan berbaring dalam pelukan. Subhanallah, bagaimana jika percakapan diteruskan tanpa batas waktu?
”Kesalahan itu”, kata Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan memungkasi, ”Telah terjadi sejak awal.” Apa itu? ”Mereka berkhalwat! Mereka tak mengindahkan peringatan syari’at dan pesan Sang Nabi tentang hal yang satu ini.”
Ya. Mereka berkhalwat! Bersepi berduaan. Ya. Sang pemuda memang sedang berda’wah. Tapi meminjam istilah salah seorang Akh yang paling saya cintai dalam ’surat cinta’-nya yang masih saya simpan hingga kini, ini adalah ”Da’wah dusta!” Da’wah dusta. Da’wah dusta. Di jalan cinta para pejuang, mari kita hati-hati terhadap jebakan syaithan. Karena yang tampak indah selalu harus diperiksa dengan ukuran kebenaran.
taken from: Jalan Cinta Para Pejuang/Cinta Bersujud Di Mihrab Taat/Selingan Cinta dari Khazanah Lama
by Salim A. Fillah

Jumat, 18 Maret 2011

Hijab bukan jilbab


"Mengapa wanita harus berjilbab?"
Pertanyaan ini sangat penting untuk dilontarkan dan jawabannya sangat lebih penting lagi. Akan tetapi, pertanyaan di atas membutuhkan jawaban yang sangat panjang. Di sini akan kami sebutkan sebagian dari jawaban tersebut:
Pertama; Sebagai Realisasi Ketaatan Kepada Allah dan Rasul-Nya.

Karena ketaatan tersebut akan menjadi sumber kebahagiaan dan kesuksesan besar di dunia dan akhirat. Maka seseorang tidak akan merasakan manisnya iman sebelum mampu melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya serta berusaha merealisasikan semua perintah-perintah tersebut. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, 
“Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (Al- Ahzab :71)

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda,
“Sungguh akan merasakan manisnya iman seseorang yang telah rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi (yang diutus Allah).” (H.R. Muslim)

Di samping itu, bahwa tujuan utama Allah menciptakan jin dan manusia tidak lain adalah untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana yang telah difirmankan di dalam surat adz-Dzariyat ayat 56. Maka segala aktivitas dan kegiatan manusia hendaklah mencerminkan nilai ibadah kepada Allah termasuk dalam berbusana dan berpakaian.Caranya adalah dengan meyesuaikan diri dengan aturan dan ketentuan berpakaian yang telah digariskan dalam syari’at Islam.
Ke dua; Menampakkan Aurat dan Keindahan Tubuh Merupakan Bentuk Maksiat yang Mendatangkan Murka Allah dan Rasul-Nya.

Allah Subhannahu wa Ta'ala Berfirman,
“Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh dia telah sesat, sesat yang nyata. (Al-Ahzab :36).

Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda,
“Setiap umatku (yang bersalah) akan dimaafkan, kecuali orang yang secara terang-terangan (berbuat maksiat).”(Muttafaqun ‘alaih).

Sementara wanita yang menampakkan aurat dan keindahan tubuh, telah nyata-nyata menampakkan kemaksiatan secara terang-terangan. Hal ini dikarenakan Allah telah menjelaskan batasan aurat seorang wanita, perintah untuk menutupinya ketika di hadapan orang asing (bukan mahram) serta mencela dan melaknat wanita yang memamerkan auratnya di depan umum.

Jika seorang wanita hanya sekedar lewat dengan memakai parfum di hadapan kaum lelaki saja dapat dikategorikan zina, sebagaimana disabdakan Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam di dalam makna memancing dan mengundang perbuatan tersebut, maka bagaimana lagi dengan mempertontonkan sesuatu yang tak selayaknya diperlihatkan?
Bau wangi yang bersumber dari seorang wanita dapat membangkitkan imajinasi kaum lelaki yang mencium aroma tersebut.Maka membuka aurat jelas lebih dilarang dalam Islam karena bukan sekedar memberikan gambaran, namun benar-benar menampakkan bentuk riilnya.
Ke tiga; Hijab Dapat Meredam Berbagai Macam Fitnah.

Jika berbagai macam fitnah lenyap, maka masyarakat yang dihuni oleh kaum wanita berhijab akan lebih aman dan selamat dari fitnah. Sebaliknya apabila suatu masyarakat dihuni oleh wanita yang tabarruj atau pamer aurat dan keindahan tubuh, sangat rentan terhadap ancaman berbagai fitnah dan pelecehan seksual serta gejolak syahwat yang membawa malapetaka dan kehancuran. Bagian tubuh yang terbuka, jelas akan memancing perhatian dan pandangan berbisa. Itulah tahapan pertama bagi penghancuran serta perusakan moral dan peradaban sebuah masya-rakat.
Ke empat; Tidak Berhijab dan Pamer Perhiasan Akan Mengundang Fitnah bagi Laki-Laki.

Seorang wanita apabila menampakkan bentuk tubuh dan perhiasannya di hadapan kaum laki-laki bukan mahram, hanya akan mengundang perhatian kaum laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba. Jika ada kesempatan, maka mereka akan dengan ganas dan beringas memangsa, laksana singa sedang kelaparan.

Penyair berkata, Berawal dari pandangan lalu senyuman kemudian salam, Disusul pembicaraan lalu berakhir dengan janji dan pertemuan.
Ke lima; Menunjukkan Kepribadian dan Identitas serta Mencegah dari Gangguan.

Jika seorang wanita muslimah menjaga hijab, secara tidak langsung ia berkata kepada semua kaum laki-laki “Tundukkanlah pandanganmu, aku bukan milikmu serta kamu juga bukan milikku, tetapi saya hanya milik orang yang dihalalkan Allah bagiku. Aku orang yang merdeka dan tidak terikat dengan siapa pun dan aku tidak tertarik kepada siapa pun, karena saya jauh lebih tinggi dan terhormat dibanding mereka yang sengaja mengumbar auratnya supaya dinikmati oleh banyak orang.”

Wanita yang bertabarruj atau pamer aurat dan menampakkan keindahan tubuh di depan kaum laki-laki lain, akan mengundang perhatian laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba. Secara tidak langsung ia berkata, “Silahkan anda menikmati keindahan tubuhku dan kecantikan wajahku. Adakah orang yang mau mendekatiku? Adakah orang yang mau memandangiku? Adakah orang yang mau memberi senyuman kepadaku? Atau manakah orang yang berseloroh “Aduhai betapa cantiknya?” Mereka berebut menikmati keindahan tubuhnya dan kecantikan wajahnya, sehingga membuat laki-laki terfitnah, maka jadilah ia sasaran empuk laki-laki penggoda dan suka mempermainkan wanita.

Manakah di antara dua wanita di atas yang lebih merdeka? Jelas, wanita yang berhijab secara sempurna akan memaksa setiap laki-laki yang melihat menundukkan pandangan dan bersikap hormat. Mereka juga menyimpulkan, bahwa dia adalah wanita merdeka, bebas dan sejati, sebagaimana firman Allah Subhannahu wa Ta'ala , 
“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Al-Ahzab :59).

Wanita yang menampakkan aurat dan keindahan tubuh serta paras kecantikannya, laksana pengemis yang merengek-rengek untuk dikasihani. Hal itu jelas mengundang perhatian laki-laki yang hobi menggoda dan mempermainkan kaum wanita, sehing-ga mereka menjadi mangsa laki-laki bejat dan rusak tersebut.Dia ibarat binatang buruan yang datang sendiri ke perangkap sang pemburu. Akhirnya, ia menjadi wanita yang terhina, terbuang, tersisih dan kehilangan harga diri serta kesucian. Dan dia telah menjerumuskan dirinya dalam kehancuran dan malapetaka hidup.
Syarat-Syarat Hijab
Pertama; Hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh sedikit pun, selain yang dikecualikan karena Allah berfirman, “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak.” (An-Nuur: 31)

Dan juga firman Allah Subhannahu wa Ta'ala,“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (Al Ahzab :59).


Ke dua; Hendaknya hijab tidak menarik perhatian pandangan laki-laki bukan mahram. Agar hijab tidak memancing pandangan kaum laki-laki, maka harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Hendaknya hijab terbuat dari kain yang tebal, tidak menampakkan warna kulit tubuh/transfaran.
  • Hendaknya hijab tersebut longgar dan tidak menampakkan bentuk anggota tubuh.
  • Hendaknya hijab tersebut tidak berwarna-warni dan bermotif.


Hijab bukan merupakan pakaian kebanggaan dan kesombongan karena Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda,“Barangsiapa yang mengenakan pakaian kesombongan (kebanggaan) di dunia maka Allah akan mengenakan pakaian kehinaan nanti pada hari kiamat kemudian dibakar dengan Neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah, dan hadits ini hasan).


Hendaknya hijab tersebut tidak diberi parfum atau wewangian berdasar-kan hadits dari Abu Musa Al-Asy’ary, dia berkata, Bahwa Rasulullah bersabda,“Siapa pun wanita yang mengenakan wewangian, lalu melewati segolongan orang agar mereka mencium baunya, maka ia adalah wanita pezina” (H.R Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi, dan hadits ini Hasan)


Ke tiga; Hendaknya pakaian atau hijab yang dikenakan tidak menyerupai pakaian laki-laki atau pakaian kaum wanita kafir, karena Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda,“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Dan Rasulullah mengutuk seorang laki-laki yang mengenakan pakaian wanita dan mengutuk seorang wanita yang mengenakan pakaian laki-laki. (H.R. Abu Dawud an-Nasa’i dan Ibnu Majah, dan hadits ini sahih).


Catatan : Menutup wajah menurut syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani di dalam kitabnya Jilbab al-Mar’ah al-Muslimah Fil Kitab Was Sunnah, adalah sunnah, akan tetapi yang memakainya mendapat keutamaan.
    Semoga tulisan ini memberi manfaat bagi seluruh kaum muslimin, terutama para wanita muslimah agar lebih mantap/teguh dalam menjaga hijab mereka.




    Sumber: http://kurni.smanda.sch.id/news/berita-teknologi/other-news/52-dunia-islam/100-hijab-bukan-jilbab.html

    Rabu, 16 Maret 2011

    Percakapan (note ku di FB)


    Assalamu'alaikum wr. wb.

    Episode 1
    Aku     : "Ukhti, afwan jika kurang berkenan. Tapi ana ingin bertanya sesuatu. Berkenan kah?"
    Fulana : "Boleh akhi."
    Aku      : "Apakah antum benar berpacaran?"
    Fulana : "Nggak kok akhi. Pasti karena lihat relationship status ana di FB ya?"
    Aku      : "Iya ukhti. Jadi antum tidak benar-benar berpacaran?"
    Fulana : "Tentu tidak akhi."
    Aku      : "Alhamdulillah. Tapi kalau begitu, kenapa di FB antum buat status berpacaran?"
    Fulana : "Hahahaha... Itu hanya untuk membuat sensasi dan bercanda akhi. Jangan dianggap serius."
    Aku      : "Ooo.. Hahahaha... Tapi tahukah antum, bahwa antum sudah melakukan-kalau tidak ana tidak salah hitung- 3 kesalahan?"
    Fulana  : "3 kesalahan? Maksudnya akhi?"
    Aku       : "Afwan (lagi) sebelumnya ukhti. Begini, mengenai status 'berpacaran' yang antum buat itu. Di sana terkandung unsur kebohongan yang mengakibatkan terjadinya prasangka buruk dan fitnah. Pertama,antum membuat status berpacaran, tapi kenyataanya antum tidak berpacaran. Bukankah itu suatu kebohongan?"
    <Dia tidak membalas beberapa saat. Agaknya terdiam>
    Fulana  : "Iya. Tapi kan ana sudah menjelaskan kepada teman-teman ana tentang yang sebenarnya."
    Aku       : "Apakah benar telah kepada semuanya? Apakah benar semua 'friends' antum di FB itu tau akan kebenaran itu?"
    <Dia terdiam lagi>
    Fulana  : "Tidak akhi."
    Aku       : "Nah, berarti mereka semua yang tidak mengetahui kebenaran itu telah termakan 'kebohongan' antum bukan? Dari situ lah akan timbul su'udzan. Mereka pasti kebanyakan akan berprasangka bahwa antum itu benar-benar berpacaran seperti orang-orang jahilyah itu. Yang seenaknya merubah EYD dalam menulis(kata sayang dirubah menjadi 'yang'/'yank'/dll) dan tidak bisa membedakan antara huruf dengan angka (kata GAUL menjadi G4OeLz5s atau lainnya) itu. Lalu apakah antum tau akibatnya yang lebih besar? Akhirnya,nantinya organisasi kita lah yang dikatakan tidak bermutu/tidak berguna/bahkan dibilang sesat. Masa' organisasi keagamaan tapi anggotanya malah melanggar hukum agama. Bagus kalau organisasi kita tidak terkena. Tapi jika ternyata antum sendiri yang difitnah,bagaimana? Ingat ukhti. Dunia maya ini tidak bisa diajak main-main. Fitnah mudah terjadi dan menyebar di sini."
    <terdiam lama lagi. *mungkin ngebacanya lama atau dia lagi pergi makan sambil nunggu karena Aku ngetiknya lama.>
    Fulana   : "Astaghfirullah... Antum benar ya akhi. Afwan, ana khilaf. Thayib. Akan ana perbaiki secepatnya. Syukran jazakallah ya akhi."
    Aku        : "Alhamdulillah, afwan ya ukhti. Afwan jika ada yang kurang berkenan."
    <Offline>
    *Ini terjadi di chat FB.



    Episode 2
    Suatu sore, aku sedang berkumpul bersama teman-teman dekatku. Seperti biasa, kami saling berbagi cerita. Baik itu cerita yang heroik, menyedihkan/mengharukan, apalagi yang lucu. Tapi, tiba-tiba salah seorang temanku menceritakan sebuah pengalaman lucu (dirinya) yang aku tahu itu tak pernah terjadi. Setelah yang lain pulang, tinggal aku dan dia. Maka langsung terjadi percakapan berikut.
    Aku    : "Hei Fulan, kisah lucu yang engkau ceritakan tadi itu tidak pernah terjadi kan?"
    Fulan : "Ya. Tentu saja. Kenapa?"
    Aku    : "Mengapa engkau berbohong? Kau tahu kan, bohong itu dosa, kawan."
    Fulan  : "Aku tahu. Tapi aku hanya ingin melihat kebahagiaan di wajah kalian karena mendengar ceritaku. Bukankah membuat orang bahagia merupakan suatu pahala? Hahahaha..."
    Aku    : "Astaghfirullah. Tak tahukah engkau? Kau baru saja melakukan 3 dosa sekaligus! Engkau berbohong pada dirimu & kepada teman-temanmu dan engkau juga telah melanggar larangan Rasulullah Muhammad SAW.!"
    Fulan  : "Kalau yang berbohong itu aku akui. Tapi apa maksudmu dengan 'melanggar larangan Rasulullah Muhammad SAW.?"
    Aku     : "Begini. Aku pernah membaca sebuah buku. Di sana dikatakan bahwa (*)Rasulullah melarang keras umatnya untuk berbohong sekalipun kebohongan itu untuk bahan lelucon."
    Fulan   : "Benarkah itu? Mana buktinya? Apa nama buku itu?"
    Aku      : "Afwan, aku lupa nama buku itu."
    Fulan   : "Baiklah. Aku percaya padamu. Tapi ada satu pesanku."
    Aku      : "Apa itu?"
    Fulan    : "Lain kali (menyelempangkan tas nya) kalau mau mengingatkan orang itu, perkuat dulu dasarmu. Cukupkan dulu buktimu."
    Aku       : (tersenyum) "Insya Allah." (mengangguk)

    (*)Dalil yang sebenarnya:
    Dari Bahz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    وَيْلٌ لِلَّذِي يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

    “Celakalah orang yang berbicara, padahal ia berbohong untuk sekedar membuat orang-orang tertawa, celakalah dia, kemudian celakalah dia”. (HR. Abu Daud no. 4990, At-Tirmizi no. 2315, dan dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 7136)






    ---------------------------------------------------

    Note ini tidak terikat pada suatu individu, organisasi, golongan atau yang lainnya. Note ini adalah untuk semua orang.
    Semoga bermanfaat. Afwan, jika ada yang kurang berkenan. Dan terima kasih banyak jika ada kritik dan saran.

    Assalamu'alaikum wr. wb.
    (^_^)